Author : Toni Ramadhani
SUKAMERINDU, GmS – Proyek pembangunan gedung revitalisasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sukamerindu, yang saat ini sedang berlangsung, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan pemerhati pendidikan. Pekerjaan konstruksi ini diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (spek) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
Dugaan ketidaksesuaian ini muncul setelah adanya temuan di lapangan terkait penggunaan material yang kualitasnya di bawah standar, ketebalan struktur bangunan yang tidak proporsional, atau pekerjaan fondasi yang terkesan terburu-buru.
Kualitas Material dan Struktur Dipertanyakan
Sumber yang enggan disebutkan namanya, seorang warga sekaligus orang tua siswa, mengungkapkan kekhawatiran terhadap kualitas hasil pekerjaan.
“Kami lihat sendiri, ada beberapa material yang kami rasa tidak seperti yang seharusnya dipakai untuk gedung sekolah. Ini kan untuk anak-anak, seharusnya kualitasnya nomor satu,” ujar sumber tersebut.
Dugaan ini diperkuat dengan beberapa pengamatan visual di lokasi, di mana campuran semen dan pasir yang terlihat tipis atau pemasangan batu bata yang tidak rapi. Jika terbukti benar, hal ini tentu akan berdampak serius pada kekuatan dan usia bangunan, serta keselamatan para siswa dan guru di masa mendatang.
Desakan Audit dan Keterlibatan Dinas Terkait. Menanggapi isu ini, sejumlah aktivis dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat mendesak agar Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukamerindu segera bertindak.
Audit Teknis : Mereka menuntut adanya audit teknis independen terhadap seluruh tahapan dan hasil pekerjaan proyek tersebut.
Transparansi : Pemerintah daerah diminta untuk lebih transparan dalam mengawasi pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran publik ini.
Sanksi Tegas : Jika ditemukan pelanggaran, pelaksana swakelola harus diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku, termasuk perintah untuk membongkar dan membangun ulang sesuai spesifikasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Sukamerindu belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi proyek ini. Upaya konfirmasi terus dilakukan.
Publik berharap pengawasan terhadap proyek ini dapat diperketat untuk memastikan bahwa fasilitas pendidikan yang dibangun benar-benar berkualitas dan memberikan rasa aman bagi seluruh penghuninya.
Gema Sriwijaya www.gemasonline.net


