Author : Rio
LAHAT, GmS – Usai membuka Gemarikan di SD Negeri 1 Pseksu pada hari Selasa (13/8/25), Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH, MH, langsung meninjau kolam terpal yang dikelola oleh masyarakat Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu.
Pengelola kolam ikan lele ini menjelaskan sumber dana dan fungsi dari kolam ini yang hasilnya langsung dibagikan ke masyarakat.
“Kolam ini merupakan inisiatif dari Kepala Desa kami bu, sumber dana untuk pengelolaannya pun diambil dari dana desa. Hasil dari kolam ini dibagikan langsung ke masyarakat Desa Lubuk Atung, kami sih inginnya lele bisa sampai dijual ke luar, tapi sementara hanya cukup untuk Lubuk Atung saja”, jelasnya.
Selanjutnya Widia sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Kepala Desa Lubuk Atung Nini Hariyati dalam mengelola dana desa.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Bu Nini beserta perangkat dan masyarakat Desa Lubuk Atung dalam mengelola dana desa. Kolam terpal yang berisi ikan lele ini patut menjadi contoh bagi desa-desa lain”, ungkap Widia.
“Pengelolaan dana desa kalau bisa dialokasikan sebesar 20% untuk ketahanan pangan salah satunya bidang perikanan. Setiap desa memiliki potensi untuk program ketahanan pangan, seperti persawahan, perkebunan maupun ternak, nah dananya alokasikan kesana”, pintanya.
Menanggapi permintaan pengelola kolam untuk bisa mengekspor ikan ke daerah lain, Widia akan membantu kolam ikan Desa Lubuk Atung semakin maju.
“Jika desa memiliki potensi program ketahanan atau swasembada pangan seperti Desa Lubuk Atung ini, maka akan kami bantu karena progresnya sudah ada. Sehingga desa bisa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, bahkan bisa diekspor ke kabupaten lain”, kata Widia.
Gema Sriwijaya www.gemasonline.net


